- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Indeks Literasi Sulteng Naik Signifikan, Kini Masuk 20 Besar Nasional

Keterangan Gambar : Buku bacaan. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Upaya peningkatan budaya literasi di Sulawesi Tengah mulai menunjukkan hasil menggembirakan.
Berdasarkan data terbaru, posisi provinsi ini dalam Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) mengalami lonjakan tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Sulawesi Tengah Masuk Daftar Provinsi dengan Bos Perempuan Terbanyak
- Antrean Panjang dan Kerap Buat Macet, Penyaluran Solar Subsidi Akan Dilakukan di Jam Khusus
- Masalah Rumah Tangga Berujung Penganiayaan Berat di Jalan Munif Rahman Palu, Korban Meninggal Dunia
- Viral Anggota Diduga Gelapkan Mobil, Propam Polda Sulteng Pastikan Proses Pidana Berjalan
- Atlet Panjat Tebing Sulteng Melaju ke Final Kategori Lead Putra POPNAS XVII
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Sulawesi Tengah, Muh Idham Khalid, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pihak, termasuk dinas perpustakaan kabupaten dan kota.
“Tahun sebelumnya, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat kita berada di peringkat 26 dari 38 provinsi. Alhamdulillah, sekarang kita sudah berada di peringkat 17,” ujar Idham saat ditemui di Palu.
Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).
Data terbaru menunjukkan Sulteng kini berada di peringkat 26 nasional, naik 10 tingkat dari posisi sebelumnya di urutan 36.
Menurut Idham, dua indikator ini, IPLM dan TGM, menjadi tolok ukur nasional dalam menilai sejauh mana masyarakat memiliki akses, kemampuan, dan kebiasaan untuk membaca serta mengembangkan pengetahuan.
IPLM mencerminkan kondisi literasi masyarakat berdasarkan ketersediaan fasilitas, akses informasi, dan partisipasi dalam kegiatan literasi. Sementara TGM mengukur seberapa besar minat dan kebiasaan masyarakat dalam membaca buku atau sumber bacaan lainnya.
Idham menilai, kenaikan peringkat ini menjadi bukti bahwa berbagai program peningkatan literasi di Sulteng mulai berdampak nyata. Ia menyebut sejumlah inisiatif seperti pojok baca di desa, mobil perpustakaan keliling, hingga gerakan literasi berbasis komunitas telah membantu memperluas akses masyarakat terhadap bacaan.
“Ini semua berkat kerja-kerja teman-teman di kabupaten dan kota. Ke depan, target kita adalah memaksimalkan lagi agar literasi masyarakat Sulawesi Tengah bisa terus meningkat,” kata Idham.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus mendorong tumbuhnya budaya literasi, tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi juga hingga ke pelosok desa. (Rul/Nl)




.jpg)





