- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Wilayah Barat Laut Donggala

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah barat laut Donggala, Sulawesi Tengah, pada Rabu (4/2/2026) pukul 11.13 WITA. (Foto: Dok.BMKG)
Likeindonesia.com, Donggala - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah barat laut Donggala, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Rabu (4/2/2026) pukul 11.13 WITA.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 0,17 Lintang Utara dan 119,51 Bujur Timur, atau sekitar 75 kilometer barat laut Donggala.
Baca Lainnya :
- Mau Melaut? BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Perairan Sulteng
- PLN Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Banjir dan Longsor di Sekitar GI Tawaeli
- WALHI Sulteng Soroti Banjir Donggala, Tata Ruang Dinilai Rusak
- Rumah Lansia di Desa Wani Hanyut Diterjang Banjir, Tini: Tiada yang Tersisa
- Dusun Sisere Terisolir, Satu Orang Bumil Berhasil Dievakuasi
Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 18 kilometer.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
BMKG menyampaikan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan serta pemutakhiran data. (Nul/Nl)




_2.jpg)





