- KONI Sulteng Dukung Perhelatan Piala Soeratin U-15 dan U-17 hingga Penutupan
- Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Produksi Perikanan Sulteng Naik, Capai 658 Ribu Ton pada 2025
- Indonesia Dikelilingi 14 Zona Megathrust, Ini Daftar dan Potensi Magnitudonya
- Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro
- Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Tersangka Peragakan 34 Adegan
- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
Biaya Hidup di Palu Naik, Rata-rata Pengeluaran Warga Capai Rp1,6 Juta Sebulan

Keterangan Gambar : Ilustrasi uang rupiah pecahan Rp100 ribu. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, rata-rata pengeluaran per kapita warga Palu mencapai Rp1.668.601 per bulan pada tahun 2024. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1.509.980.
Rincian pengeluaran tersebut terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu makanan dan non-makanan.
Baca Lainnya :
- HUT ke-47 Kota Palu, Gubernur Sulteng Ajak Masyarakat Perkuat Optimisme
- Yamaha Umumkan Pemenang Program Miliarder, Warga Poso Bawa Pulang Rp1 Miliar
- Palu Menari Festival 2025: Komunitas Seni Lobo Dorong Ekosistem Tari Lebih Inklusif
- Festival Literasi Keluarga di Palu Dorong Peran Orang Tua Bangun Budaya Baca
- BGN Evaluasi SPPG Bermasalah, Siapkan Skema Akreditasi Nasional
Pengeluaran untuk kebutuhan makanan rata-rata mencapai Rp707.932 per bulan, naik dari Rp684.280 di tahun sebelumnya.
Sementara pengeluaran non-makanan tercatat sebesar Rp960.668, meningkat dari Rp825.700 pada 2023.
BPS Kota Palu mencatat, dalam komoditas makanan, jumlah uang terbanyak dibelanjakan untuk makanan dan minuman jadi, yakni sebesar Rp241.998 per bulan.
Sedangkan untuk non-makanan, pengeluaran terbesar dialokasikan untuk fasilitas rumah tangga, mencapai Rp558.252 per bulan.
Kenaikan pengeluaran ini mencerminkan meningkatnya biaya hidup warga Palu dari tahun ke tahun, terutama untuk kebutuhan non-makanan yang menyumbang porsi pengeluaran lebih besar dibanding makanan. (Nul/Nl)




.jpg)





