- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek 2577 di Palu

Keterangan Gambar : Pertunjukan barongsai digelar usai rangkaian ibadah di Vihara Karuna Dipa, Selasa (17/2/2026). (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Palu semakin semarak dengan pertunjukan barongsai yang digelar usai rangkaian ibadah di Vihara Karuna Dipa, Selasa (17/2/2026).
Atraksi barongsai menarik perhatian umat dan masyarakat yang hadir.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng
- Fajar Al Amri Tampil Lawan Ketua POBSI Sulteng di Funmatch Palu
- Sambut Ramadan, KHAS Palu Hotel Hadirkan Promo Buka Puasa dan Paket Menginap Berkah Ramadan
- Mengintip Persiapan H-1 Imlek di Klenteng dan Vihara Kota Palu
- Jelang Penentuan Awal Ramadan, Pengamatan Hilal di Sulteng Bakal Digelar di Desa Marana
Gerakan lincah barongsai diiringi tabuhan musik tradisional menghadirkan suasana meriah dalam perayaan tahun baru masyarakat Tionghoa.
Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, menjelaskan barongsai merupakan tradisi yang telah lama identik dengan perayaan Imlek.
“Barongsai dimainkan sebagai simbol kegembiraan dalam menyambut Tahun Baru Imlek,” ujarnya.
Ia menuturkan, pertunjukan barongsai menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan dari perayaan tahun baru masyarakat Tionghoa, karena menghadirkan suasana kebahagiaan dan kebersamaan.
Menurut Wijaya, Imlek sendiri merupakan perayaan tahun baru bagi etnis Tionghoa tanpa memandang agama, sehingga tradisi budaya seperti barongsai tetap dilestarikan di berbagai daerah.
Selain sebagai tradisi budaya, ia menambahkan barongsai kini juga berkembang sebagai cabang olahraga resmi.
“Saat ini, barongsai juga telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga resmi di Indonesia yang berada di bawah naungan Persatuan Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Jadi selain sebagai tradisi budaya, barongsai juga memiliki nilai sportivitas,” katanya.
Pertunjukan barongsai tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari ekspresi budaya yang menandai kegembiraan menyambut tahun baru, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam perayaan Imlek. (Rul/Nl)










