- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Puncak Arus Balik Nataru, Penumpang KM Lambelu Padati Pelabuhan Pantoloan

Keterangan Gambar : Penumpang memadati KM Lambelu di Pelabuhan Pantoloan, Selasa (6/1/2026). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Puncak arus balik libur Tahun Baru 2026 terjadi di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, Senin (5/1/2026).
Aktivitas kedatangan dan keberangkatan penumpang angkutan laut terpantau meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Donggala, Getaran Terasa hingga Palu Utara
- KONI Sulteng Susun Strategi Prestasi Cabor Olimpik Menuju PON 2028
- Pasca Nataru, Harga Bahan Pokok di Palu Berangsur Stabil
- RSUD Anutapura Palu Luncurkan Layanan Bedah Retina Perdana di Sulawesi Tengah
- Arus Balik Nataru 2026 di Terminal Mamboro Palu Meningkat Tajam, Puncak Diprediksi 3 Januari
Kepala Cabang PT PELNI Kota Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan jumlah penumpang yang tiba dan berangkat pada hari ini menunjukkan puncak pergerakan selama masa Natal dan Tahun Baru.
“Hari ini di Pelabuhan Pantoloan, jumlah penumpang yang turun kurang lebih sekitar 630 orang. Sementara penumpang yang naik sekitar 540 orang dengan tujuan Pelabuhan Tarakan dan Nunukan,” kata Christian diwawancarai media ini Selasa (6/1/2026) pagi.
Selain penumpang naik dan turun, terdapat pula penumpang lanjutan yang telah berada di atas kapal.
Menurut Christian, jumlahnya mencapai sekitar 1.500 orang. Ia menyebutkan, kondisi tersebut menandai puncak arus balik Nataru di Pelabuhan Pantoloan.
Kapal yang melayani arus balik hari ini adalah KM Lambelu. Christian menjelaskan kapal tersebut tiba dari Balikpapan, sandar di Pantoloan, kemudian melanjutkan perjalanan ke Tarakan dan Nunukan.
Christian menyampaikan, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang pada arus balik kali ini mengalami peningkatan.
Peningkatan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh adanya program diskon tiket dari pemerintah.
“Dibandingkan tahun lalu, memang ada peningkatan jumlah penumpang. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh adanya program diskon dari pemerintah,” ujarnya.
Meski demikian, Christian menilai situasi di Pelabuhan Pantoloan masih relatif terkendali.
Ia menjelaskan kondisi pelabuhan tidak terlalu padat karena armada kapal berbagi dengan rute lainnya.
“Namun demikian, karena tahun ini armada kapal juga berbagi dengan kapal lain, kondisi di Pelabuhan Pantoloan tidak terlalu padat. Secara umum situasinya masih aman dan terkendali,” kata Christian.
Terkait program diskon tiket, PELNI mencatat pemanfaatannya hampir mencapai batas kuota.
Christian menyebutkan kuota diskon saat ini telah terpakai sekitar 95 persen.
“Untuk saat ini, pemanfaatan kuota diskon sudah mencapai sekitar 95 persen. Karena diskon ini memiliki kuota, maka saat ini hampir penuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, program diskon tersebut diperkirakan berlaku hingga 10 Januari 2026.
Namun apabila kuota telah terpenuhi sebelum tanggal tersebut, diskon akan otomatis dihentikan.
Sementara itu, PELNI Palu juga bersiap menutup posko Natal dan Tahun Baru.
Christian mengatakan penutupan posko akan dilakukan melalui apel bersama dengan sejumlah pemangku kepentingan.
“Besok rencananya akan dilakukan penutupan posko apel bersama stakeholder terkait, di antaranya Kementerian Perhubungan, Pelindo, serta instansi dan badan-badan lain yang terlibat,” katanya.
Menjelang berakhirnya masa angkutan Nataru, PELNI mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi dan datang lebih awal ke pelabuhan sebelum jadwal keberangkatan kapal.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan PELNI agar melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi,” pungkas Christian. (Rul/Nl)










