- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Mayoritas Swalayan di Sulteng Tersebar di Daerah Ini, Palu Bukan yang Teratas

Keterangan Gambar : Ilustrasi Swalayan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Sebaran swalayan di Sulawesi Tengah ternyata tidak sepenuhnya terpusat di ibu kota provinsi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah menunjukkan, hingga 2025 swalayan telah tersebar di 245 desa, dengan Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah dengan jumlah terbanyak.
Parigi Moutong tercatat memiliki swalayan yang tersebar di 38 desa, menjadikannya wilayah dengan dominasi swalayan tertinggi di Sulawesi Tengah. Posisi tersebut mengungguli Kota Palu yang berada di urutan kedua dengan 37 kelurahan.
Baca Lainnya :
- Retribusi Sampah Palu Tembus Rp14 Miliar, Target 2026 Dipatok Rp16 Miliar
- Kekeringan Landa Sejumlah Desa di Parigi Moutong, Ribuan Hektare Sawah Gagal Tanam
- Rusman Ramli Bergabung dalam Orasi, Tegaskan Dukungan ke Penambang Rakyat Poboya
- Nurhalis Nur: DPRD Siap Berada di Garda Terdepan Bersama Penambang Poboya
- Ratusan Penambang Poboya Konvoi Truk ke Depan DPRD Palu, Desak WPR dan Penciutan Lahan PT CPM
Setelah Palu, sebaran swalayan terbanyak berikutnya berada di Kabupaten Morowali dengan 34 desa, disusul Kabupaten Banggai di 32 desa.
Sementara itu, Kabupaten Poso mencatat swalayan tersebar di 24 desa, dan Donggala di 20 desa.
Di wilayah lain, Kabupaten Buol dan Tojo Una-Una masing-masing memiliki swalayan di 15 desa, sedangkan Tolitoli tercatat di 12 desa.
Jumlah yang lebih terbatas terlihat di Kabupaten Sigi dengan 8 desa, Morowali Utara sebanyak 5 desa, Banggai Kepulauan di 3 desa, serta Banggai Laut yang baru menjangkau 2 desa.
Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan swalayan di Sulawesi Tengah semakin merata dan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan.
Kehadiran swalayan di berbagai daerah juga mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat akan akses belanja yang lebih praktis. (Nul/Nl)










