- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli

Keterangan Gambar : Ratusan siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Palu. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sebanyak 352 siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Palu yang digelar sejak Senin hingga Rabu, 7–9 Juli 2025.
Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah yang terletak di Jl Gatot Subroto, Kelurahan Besusu Tengah, Palu Timur.
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Selama tiga hari, mereka akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah, sistem pembelajaran, dan sejumlah materi penunjang lainnya.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Sulhan, menjelaskan bahwa MPLS dirancang untuk memudahkan siswa bertransisi dari jenjang SD ke SMP.
“Mereka sebelumnya berasal dari jenjang SD, tentu karakter dan budaya belajarnya berbeda. Melalui MPLS ini, kami ingin mereka merasa nyaman, tidak kaget, dan bisa menyesuaikan diri,” ujar Sulhan saat ditemui di sela kegiatan, Selasa (8/7/2025).
Peserta MPLS tahun ini dibagi ke dalam 11 rombongan belajar.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kurikulum, tata tertib sekolah, pendidikan karakter, dan penguatan kedisiplinan.
Selain materi dari internal sekolah, pihak luar juga dilibatkan.
“Hari ini, misalnya, ada materi dari tim kami tentang penguatan karakter. Kami sudah punya MoU dengan BNN Kota Palu. Mereka rutin kami hadirkan untuk menyampaikan materi tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba,” tambah Sulhan.
MPLS akan berakhir pada 9 Juli 2025, dan proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) dijadwalkan mulai berjalan pada 14 Juli sesuai kalender pendidikan.
“Harapan kami, MPLS ini bisa berjalan dengan baik agar siswa merasa betah di sekolah. Kalau tidak berhasil beradaptasi, mereka bisa merasa canggung. Misalnya di SD mereka hanya mengenal guru kelas, tapi di SMP akan berhadapan dengan 10 sampai 11 guru mata pelajaran yang berbeda,” pungkasnya. (Rul)

.jpg)








