- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap

Keterangan Gambar : Gubernur Anwar Hafid dalam kegiatan Subuh Berkah bertema “Doa untuk Negeri” yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (17/10/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengimbau masyarakat untuk memperkuat doa dan meningkatkan ibadah di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Imbauan tersebut disampaikan Anwar Hafid dalam kegiatan Subuh Berkah bertema “Doa untuk Negeri” yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (17/10/2026).
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Jadwalkan Pemeriksaan Para Leader OMC Wilayah Pekan Ini
- Operasi Patuh Tinombala 2025 Dimulai, 729 Personel Dikerahkan untuk Tertib Lalu Lintas di Sulteng
- Hari Pajak Nasional 2025, Anwar Hafid Ajak Warga: Mari Berani Bayar Pajak
- Sulteng Kembali Tembus Final Indonesia Derby 2025 Lewat Tangan Pelatih Edo Apriansyah
- Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian
Menurut Anwar, kabut asap yang terjadi saat ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi diri dan memohon pertolongan Allah SWT melalui doa serta peningkatan kualitas ibadah.
Ia mengungkapkan, dampak kabut asap telah dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, bahkan hingga mengganggu perjalanan udara.
“Solusi yang paling jitu sekarang ini adalah memohon pertolongan Allah,” tegasnya di hadapan jamaah.
Anwar juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyalahkan satu pihak atas kondisi tersebut. Ia menilai, persoalan kabut asap perlu menjadi bahan introspeksi bersama sekaligus mendorong langkah nyata untuk menjaga lingkungan dan menghadapi dampaknya.
Ia mengajak umat Islam untuk meramaikan masjid dan melaksanakan salat berjamaah. Sementara itu, umat beragama lainnya juga diimbau untuk meningkatkan ibadah melalui rumah ibadah masing-masing.
“Kalau orang Islam meramaikan masjid, orang Nasrani meramaikan rumah ibadahnya, orang Hindu meramaikan rumah ibadahnya, insyaallah Tuhan akan menolong kita,” ujarnya.
Selain masyarakat, Anwar turut menekankan pentingnya keteladanan aparatur pemerintah dalam menjalankan ibadah. Ia berharap lingkungan perkantoran pemerintah dapat membangun budaya disiplin beribadah tanpa mengabaikan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan Subuh Berkah kali ini menghadirkan penceramah Ustaz H. Muhammad Syamsi Ali, Lc., M.A., Ph.D., yang merupakan imam masjid di New York, Amerika Serikat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta ribuan jamaah.
Melalui kegiatan bertema “Doa untuk Negeri” ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat beribadah, kepedulian terhadap sesama, dan kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat di tengah masyarakat. (nul)



_2.jpg)





