- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
Cina Bangun Pabrik Kelapa Senilai Rp1,6 Triliun di Morowali, Rampung 2026

Keterangan Gambar : Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/12/2025). (Foto: YouTube Komisi XII DPR RI/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, Jakarta - Pemerintah memastikan adanya pembangunan pabrik pengolahan kelapa dengan nilai investasi Rp1,6 triliun di Morowali, Sulawesi Tengah, yang didanai investor asal Cina. Pembangunan ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani menyampaikan, nilai investasi proyek tersebut mencapai US$100 juta atau setara Rp1,6 triliun. Pabrik ini akan mendukung program hilirisasi sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa, agar dapat diolah di dalam negeri dan menghasilkan nilai tambah ekonomi.
Baca Lainnya :
- Siap-siap Liburan! Ini Jadwal Libur Akhir Tahun 2025 untuk PNS, Karyawan, dan Anak Sekolah
- Organisasi Pemuda di Palu Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra
- Jelang Natal–Tahun Baru, Penjualan Parsel Mulai Mewarnai Jalanan Kota Palu
- Aceh Diguncang Gempa 5,4 SR, Terasa hingga Aceh Selatan
- IJTI Sulteng dan Bateman Production Siapkan Charity for Sumatra untuk Korban Bencana
Menurut Rosan, pabrik pengolahan kelapa di Morowali diproyeksikan mampu menyerap hingga 500 juta butir kelapa per tahun dari perkebunan rakyat.
"Insya Allah pada pertengahan tahun 2026 ini pabriknya akan selesai di daerah Morowali dan itu akan menyerap 500 juta butir kelapa setiap tahunnya," ujar Rosan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, dikutip dari kanal YouTube Komisi XII DPR RI, Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan, masuknya investasi tersebut merupakan hasil pendekatan langsung pemerintah kepada investor di China.
Selama ini, kelapa Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah ke negara tersebut.
“Kita berhasil mendapatkan investasi yang masuk karena pada sebelumnya kami melihat kelapa-kelapa kita ini banyak diekspor ke China dan oleh sebab itu kita terbang ke sana meyakinkan mereka untuk membuka pabriknya di sini dan sehingga harga kelapanya juga makin meningkat di sini,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, keberadaan pabrik ini dapat memperkuat ekosistem industri hilir kelapa nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sulawesi Tengah, dan berpotensi menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja lokal. (Nul/Nl)



_2.jpg)






