- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
Anwar Hafid Dorong Budidaya Ikan Air Tawar Perluas Program Berani Tangkap Banyak

Keterangan Gambar : Gubernur Sulteng, Anwar Hafid kunjungan ke kompleks budidaya ikan Nilan dan Sidak di Kampung Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/1/2026). (Foto: Biro Adpim Setdaprov Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memperluas cakupan program Berani Tangkap Banyak dengan mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar sebagai sumber ekonomi baru masyarakat.
Hal itu disampaikan saat kunjungan ke kompleks budidaya ikan Nilan dan Sidak di Kampung Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Jumat (16/1/2026).
Baca Lainnya :
- Baznas Sulteng Salurkan Zakat Lewat Sunat Massal dan Bantuan Sosial untuk Dhuafa
- BMKG: Gelombang Sedang Berpotensi Terjadi di Teluk Palu, Perairan Terbuka Bisa Capai 4 Meter
- Gelombang Tinggi Pengaruhi Aktivitas Nelayan di Pesisir Palu
- Dukung Ketahanan Pangan, Panen Raya Ditjenpas Sulteng Tembus Satu Ton
- Pemprov Sulteng Rampungkan Pembentukan 1.981 Koperasi Merah Putih
Anwar mengatakan, program Berani Tangkap Banyak tidak hanya diarahkan pada sektor kelautan, tetapi juga sektor darat yang memiliki potensi lahan dan sumber air memadai untuk budidaya ikan.
“Ini salah satu peluang besar untuk merealisasikan program Berani Tangkap Banyak jadi tidak hanya di laut tapi juga di darat,” kata Anwar.
Menurut Anwar, budidaya ikan air tawar dapat menjadi alternatif mata pencaharian masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Ia berharap ke depan setiap wilayah di Sulawesi Tengah memiliki kawasan khusus budidaya ikan.
“Kita berharap, impian saya suatu waktu ada tempat khusus untuk budidaya ikan Nilam dan Sidak, sehingga semua masyarakat bisa melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Anwar didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah Yopie Morya Immanuel Patiro.
Kehadiran pemerintah daerah disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha perikanan budidaya.
Selain itu, Anwar juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan budidaya ikan berbasis kampung tematik yang akan diusulkan ke pemerintah daerah setempat.
“Kita rencananya ini ingin membentuk Kampung Tematik, kita coba usulkan nanti ke Pak Walikota Palu dan Bupati Sigi jadi dua di Kelurahan Petobo sama Desa Mpanau,” imbuhnya.
Anwar menegaskan, penguatan program Berani Tangkap Banyak di sektor budidaya ikan diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Ini sangat luar biasa, Mudah-mudahan bisa menjadi lapangan kerja bagi masyarakat dan menambah penghasilan rakyat,” pungkas Anwar. (Rul/Nl)










