- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
Turnamen Tenis Rektor Untad Cup II Diminati 15 Provinsi

Keterangan Gambar : Sebanyak 15 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang Turnamen tenis Rektor Untad Cup II 2025 yang digelar di Stadion Tenis Universitas Tadulako, Palu, mulai 12 hingga 16 November 2025. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Turnamen tenis Rektor Untad Cup II 2025 mencatatkan antusiasme tinggi.
Sebanyak 15 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang yang digelar di Stadion Tenis Universitas Tadulako, Palu, mulai 12 hingga 16 November 2025.
Baca Lainnya :
- Program Berani Cerdas Sulteng Siap Buka Beasiswa S2 Tahun Depan
- Sensor Film Hadapi Tantangan Era Digital, LSF Dorong Revisi UU Perfilman
- Sudah Diusulkan, Guru Tua Belum Juga Jadi Pahlawan Nasional
- Dua Spesialis Curanmor Ditangkap, Puluhan Motor Diamankan Polisi
- Pelaku Penganiayaan Berujung Maut di Palu Serahkan Diri ke Polisi
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Universitas Tadulako (Untad) mulai diperhitungkan sebagai tuan rumah kompetisi tenis berskala nasional.
Rektor Universitas Tadulako, Prof Amar, mengatakan turnamen tahun ini merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan pertama yang digelar tahun lalu.
“Alhamdulillah turnamen tercatat dalam salah satu event olahraga tenis nasional,” ujarnya diwawancarai media ini usai pembukaan, Rabu (12/11) pagi.
Ia menyebut, jumlah peserta tahun ini meningkat tajam dibanding sebelumnya.
Selain berasal dari berbagai daerah di Sulawesi, juga datang dari luar pulau seperti Manado, Kalimantan, Ternate, dan Gorontalo.
“Kalau tidak salah ada dari 15 provinsi,” kata Prof Amar.
Turnamen ini terbagi dalam sejumlah kategori, di antaranya profesional, bebas, pasangan, dan kelompok umur dengan total hadiah Rp110 juta.
Rektor Untad berharap ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun jejaring antarpecinta tenis di Tanah Air.
“Jadikan ajang ini sebagai momen silaturahmi sekaligus memperkenalkan olahraga tenis kepada masyarakat, serta komitmen kami di Universitas Tadulako untuk mendukung pengembangan tenis di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Nurdin Halid, menilai turnamen ini menjadi contoh ideal dalam menggabungkan pembinaan atlet muda dan peningkatan prestasi.
“Ini luar biasa karena tidak hanya lokal tapi mendatangkan dari 15 provinsi. Yang paling menggembirakan, ini dari mulai umur 12, 14, 16, hingga senior,” kata Nurdin Halid.
Ia menyebut, kepedulian kampus terhadap pembinaan olahraga merupakan kunci kemajuan prestasi.
Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam melahirkan atlet berkarakter dan berdaya saing.
“Kalau kampus punya kepedulian dan perhatian kepada pembinaan olahraga, maka yakin itu akan bisa berkembang,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menegaskan kesiapan fasilitas tenis Universitas Tadulako yang dinilai layak untuk menggelar even berskala nasional.
Turnamen ini juga sebagai penegasan bahwa Universitas Tadulako saat ini telah memiliki fasilitas olahraga tenis yang mendukung kompetisi berskala nasional. (Rul/Nl)










