- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Sulteng Resmi Miliki Lab Megalitik Pertama untuk Pelestarian Warisan Arkeologi di Sigi

Keterangan Gambar : Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Gubernur Sulteng Anwar Hafid meresmikan Laboratorium Megalitik Vatunonju di Kabupaten Sigi, Selasa (30/12/2025). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, SIGI – Upaya mendorong kawasan megalitik Sulawesi Tengah menjadi warisan dunia UNESCO mendapat penguatan baru dengan diresmikannya Laboratorium Megalitik Vatunonju di Kabupaten Sigi oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Gubernur Anwar Hafid, Selasa (30/12/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas perhatian Menteri Kebudayaan terhadap Sulawesi Tengah, khususnya terhadap pelestarian warisan budaya megalitik yang menjadi peninggalan leluhur masyarakat setempat. Ia menilai kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk komitmen nyata negara dalam menjaga kebudayaan.
Baca Lainnya :
- KONI Sulteng Pastikan Kesiapan Porprov Morowali 2026, 27 Cabor Dipertandingkan
- Berlaku Januari 2026, Ini Daftar UMK Terbaru Se-Sulteng, Gaji di Morut Tembus Rp4,4 Juta
- Sulteng Bidik Tuan Rumah PON 2032, KONI Bentuk Tim Kerja Khusus
- Sulawesi Tengah Catat Kenaikan UMP 2026 Paling Tinggi di Indonesia
- KONI Sulteng dan KONI Morowali Pastikan Kesiapan Porprov 2026, Bakal Digelar dengan 27 Cabor
“Kehadiran Pak Menteri hari ini adalah kebanggaan bagi kami. Ini menunjukkan bahwa kebudayaan dan warisan leluhur Sulawesi Tengah mendapat perhatian serius. Salah satu visi pembangunan kami adalah Berani Berkah, yang menempatkan nilai religius dan kearifan lokal sebagai landasan pembangunan daerah,” ujar Anwar Hafid.
Gubernur juga menegaskan bahwa Laboratorium Megalitik Vatunonju menjadi titik awal penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan kawasan megalitik Sulawesi Tengah. Ia memastikan Pemerintah Provinsi akan mendukung penuh operasional laboratorium, termasuk penyediaan infrastruktur dasar.
“Masyarakat di sini sangat berharap laboratorium ini hidup dan menjadi pusat aktivitas budaya. Kami pemerintah provinsi siap mendukung, termasuk memperhatikan akses jalan dan jembatan agar kawasan ini mudah dijangkau,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menekankan bahwa peninggalan megalitik di kawasan Lore Lindu memiliki posisi sangat penting dalam sejarah peradaban manusia dan layak didorong menjadi warisan budaya dunia.
“Apa yang ada di Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa Nusantara ini adalah peradaban yang sangat tua. Tinggalan megalitik Lore Lindu merupakan bukti penting perjalanan panjang peradaban manusia dan layak kita dorong menuju penetapan sebagai warisan budaya dunia UNESCO,” kata Fadli Zon.
Menbud menambahkan bahwa pelestarian kebudayaan pada akhirnya akan bermuara pada penguatan ekonomi masyarakat.
“Budaya itu hulunya. Hilirnya adalah pariwisata, ekonomi budaya, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu negara hadir untuk memajukan kebudayaan nasional, sebagaimana amanat konstitusi,” pungkasnya. (BIM/Nl)










