- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
- Bapenda Sulteng Benahi Pajak Daerah, Sasar BBM, Air, Sampai Alat Berat
- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
Sidak di Pasar Palu, Harga Beras Stabil Rp14–15 Ribu per Kilogram

Keterangan Gambar : TPID Kota Palu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar induk, Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, Kamis (18/9) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar induk, Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, Kamis (18/9) pagi.
Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan pokok dan mencegah adanya praktik penimbunan.
Baca Lainnya :
- Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Sisingamangaraja, Beruntung Pengemudi Selamat
- Sakit Perut hingga Muntah Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Siswa SDN Inpres Boyaoge Dilarikan ke RS
- Tahun Depan, Warga Sulteng Bisa Terbang Langsung ke Cina, Korsel, hingga Eropa
- PMI Sulteng Gelar HUT ke-80, Dorong Gerakan #BeraniDonor
- Utamakan Warga, Komisi III DPRD Sulteng Pastikan Penyelesaian Konflik Agraria di Sulewana
Hasil pantauan menunjukkan harga beras medium masih relatif stabil, berada di kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.
Meski ditemukan selisih harga Rp1.000 antar pasar, kondisi tersebut masih dianggap wajar.
“Kami temukan perbedaan harga khususnya beras antara Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, satu di angka Rp14 ribu dan satunya Rp15 ribu,” ujar Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, saat sidak.
Selain beras, tim juga memantau harga komoditas lain seperti minyak goreng, bawang merah, dan telur.
Imelda menyebut, harga minyak goreng masih sesuai harga eceran tertinggi di angka Rp15.700 per liter, sedangkan telur berada di kisaran Rp52 ribu hingga Rp60 ribu per rak, tergantung ukuran.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pake, memastikan stok beras SPHP di Kota Palu dalam kondisi aman.
Ia mengatakan, cadangan beras mencapai 4 hingga 5 ribu ton dan diperkirakan cukup hingga enam sampai tujuh bulan ke depan.
“Stok di Kota Palu sekitar 4 sampai 5 ribu ton. Itu cukup untuk 6 sampai 7 bulan ke depan, dan penyaluran SPHP terus kami lakukan agar harga tetap terkendali,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, TPID menilai harga pangan di Kota Palu masih terkendali, meski tetap perlu pemantauan rutin untuk mencegah gejolak harga yang bisa memberatkan masyarakat. (Rul/Nl)










