- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
PBSI Buol Dukung Pembinaan Lapas Leok, Pesan Piala Karya Warga Binaan

Keterangan Gambar : Penyerahan pesanan piala PBSI di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025). (Foto: Lapas Leok)
Likeindonesia.com, Buol - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Buol memesan piala hasil karya warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian.
Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PBSI Buol terhadap hasil karya warga binaan.
Baca Lainnya :
- Masalah Lahan di Beberapa Wilayah Sulteng Mulai Terurai, Ini Kata Satgas PKA
- Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
“Terima kasih atas dukungan PBSI Kabupaten Buol yang telah mempercayakan produksi piala kepada warga binaan, kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut pada kegiatan lainnya,” ujar Achmad dalam kegiatan penerimaan piala di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025).
Achmad menambahkan, kerja sama seperti ini sejalan dengan tujuan pembinaan kemandirian, yakni memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi dan kesiapan diri sebelum kembali ke masyarakat.
Diketahui, pembuatan piala dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti pelatihan keterampilan dan mendapat pendampingan dari petugas pembinaan.
Lapas Leok berencana untuk melanjutkan kerja sama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kapasitas bengkel kerja agar produksi hasil karya warga binaan terus berkembang dan memiliki nilai ekonomi. (Nul/Nl)










