- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
.jpg)
Keterangan Gambar : Pembaca di Gramedia Kota Palu. (Foto: Inul Irfani/Likeindonesia.com)
Likeindonesia, Palu – Kota Palu yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Tengah (Sulteng) ternyata bukan daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi. Berdasarkan data Perpustakaan Nasional yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng tahun 2024, posisi teratas justru ditempati Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut).
Dalam laporan tersebut, tingkat kegemaran membaca masyarakat Sulteng mencapai 67,48 poin. Dari 13 kabupaten dan kota, Banggai Kepulauan meraih skor tertinggi sebesar 75,89, disusul Banggai Laut dengan skor 73,95.
Baca Lainnya :
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- Baznas Palu Salurkan Bantuan Rp186 Juta untuk 319 Warga Palu Barat
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
- Tak Hanya Pertengkaran dan Ekonomi, Kebiasaan Mabuk Alkohol Jadi Alasan Cerai di Sulteng
Berikut daftar lengkap tingkat kegemaran membaca di Sulteng tahun 2024:
- Banggai Kepulauan – 75,89
- Banggai Laut – 73,95
- Palu – 71,92
- Poso – 71,30
- Sigi – 69,09
- Donggala – 67,69
- Parigi Moutong – 66,82
- Tolitoli – 66,16
- Tojo Una-Una – 65,69
- Morowali Utara – 64,60
- Buol – 63,71
- Banggai – 56,41
- Morowali – 50,53
Tingkat kegemaran membaca ini diukur berdasarkan frekuensi membaca, durasi membaca, serta jumlah buku yang dibaca masyarakat.
Secara keseluruhan, masyarakat Sulteng rata-rata membaca 3–4 buku dalam satu triwulan, dengan frekuensi membaca 3–4 kali per minggu dan durasi membaca sekitar 1–1,9 jam per hari.
Namun, daerah seperti Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Palu, dan Poso menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, dengan rata-rata 5–6 buku per triwulan, frekuensi membaca 5–6 kali per minggu, serta durasi membaca yang konsisten antara 1–1,9 jam per hari.
Sebaliknya, Kabupaten Banggai mencatat tingkat terendah dengan rata-rata hanya 1,2 buku per triwulan, jauh di bawah rata-rata provinsi. (Nul/Nl)










