- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
Brimob Polda Sulteng Gelar Hipnoterapi Massal untuk Pulihkan Psikis Warga Pesisir Palu

Keterangan Gambar : Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menggelar kegiatan hipnoterapi massal di Mako Brimob, Sabtu (1/11) sore. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menggelar kegiatan hipnoterapi massal di Mako Brimob, Sabtu (1/11) sore.
Ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat pesisir penyintas tsunami 2018, pengemudi ojek online, hingga mahasiswa, antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Lainnya :
- 500 Pelajar SMK di Palu Jalani Pembinaan Semi Militer, Pangdam Tekankan Disiplin dan Karakter
- Kejuaraan Tinju Amatir 2025 di Palu Resmi Berakhir, Venue Tinju Dinilai Berkelas Nasional
- 500 Siswa SMK se-Kota Palu Masuk Barak Yonif 711 untuk Ikuti Persami KKRI
- BMKG Edukasi Warga Palu Lewat Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami
- Kendalilan Overkapasitas, 445 Warga Binaan Dipindahkan
Kegiatan hipnoterapi ini menjadi salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri yang mengusung tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat”.
Melalui terapi ini, masyarakat diajak untuk melepaskan beban psikis dan stres yang dialami akibat tekanan ekonomi maupun trauma masa lalu.
Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian Brimob terhadap kelompok masyarakat rentan.
“Kami menilai bahwa masyarakat ini rentan secara psikis. Dalam kegiatan hipnoterapi ini kami berharap masyarakat bisa merasakan dampaknya, merubah yang tadinya stres jadi tidak stres lagi,” ujar Kombes Pol Kurniawan, diwawancarai media ini usai kegiatan.
Ia menjelaskan, tim Brimob yang terlibat merupakan personel bersertifikat hipnoterapi dan sudah menjalankan kegiatan serupa di sejumlah daerah.
Menurutnya, program ini bukan hanya digelar saat perayaan HUT Brimob, melainkan juga rutin dilakukan setiap bulan di lokasi-lokasi tugas.
“Ini bukan hanya dilaksanakan di HUT Brimob saja, tapi setiap bulannya kita lakukan di operasi Madago Raya di Poso. Selain itu, tiga bulan sekali kita juga berkunjung ke lapas untuk melaksanakan hipnoterapi,” jelasnya.
Sementara itu, Hadrah, salah satu warga Desa Bale, Kabupaten Donggala, yang turut mengikuti sesi tersebut mengaku merasakan manfaat langsung setelah mengikuti terapi.
“Saya pribadi ini sangat senang. Awalnya sakit pinggang luar biasa, tapi setelah mengikuti hipnoterapi alhamdulillah hilang rasa sakitnya,” ungkap Hadrah dengan nada gembira.
Hadrah menuturkan, dirinya bersama sepuluh warga lain datang ke Palu setelah menerima undangan dari panitia.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjangkau masyarakat di desa-desa pesisir lainnya.
“Kalau bisa berkelanjutan, pak. Kalau bisa juga ditinjau ke desa-desa, tiap dusun ada kegiatan seperti ini,” harapnya.
Selain hipnoterapi, kegiatan sore itu juga dirangkaikan dengan pembagian paket sembako bagi masyarakat peserta kegiatan.
Brimob Polda Sulteng berharap, kegiatan semacam ini dapat menjadi upaya nyata dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan sosial warga, terutama mereka yang masih hidup dengan beban trauma dan tekanan hidup. (Rul/Nl)










