- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng

Keterangan Gambar : Peringatan dini tinggi gelombang di sejumlah perairan Sulawesi Tengah. (Foto : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu/ig @cuaca_sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang untuk sejumlah perairan di Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 22 Februari pukul 08.00 WITA hingga 25 Februari pukul 08.00 WITA.
Meski cuaca di daratan Sulawesi Tengah diprakirakan cerah hingga cerah berawan, BMKG mencatat adanya potensi hujan sedang pada sore hingga malam hari.
Baca Lainnya :
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
- Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Longsor di WPR Kayuboko, Dinas ESDM Tinjau Lokasi
- 192 UMKM Meriahkan Pembukaan Pasar Kuliner Ramadan di Palu
- Cegah Balap Liar, Patroli Subuh Ditingkatkan Selama Ramadan
- Kota Palu Raih Nilai Tertinggi Penilaian Pangan Aman di Wilayah Kerja BPOM
Menurut prakiraan BMKG, angin bergerak dari barat ke utara dengan kecepatan 5 hingga 20 knot. Adapun wilayah yang diprediksi mengalami kecepatan angin maksimum terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Tolitoli, serta Teluk Tomini Selatan Parigi Moutong, Teluk Tomini, Teluk Tomini Utara Banggai, serta Perairan Timur Banggai.
Akibat kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25–1,5 meter berpotensi terjadi di Teluk Tomini hingga Perairan Banggai Laut, termasuk Perairan Palu–Donggala, Perairan Tolitoli, Perairan Buol, Perairan Selatan Banggai, Perairan Banggai Kepulauan, dan Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau nelayan dan pengguna kapal kecil untuk tetap waspada, karena gelombang tinggi bisa berisiko saat angin mencapai 15–16 knot. Kapal tongkang juga berpotensi terdampak jika gelombang mencapai 1,5 meter. (Nul/Nl)










