- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
BMKG Catat 160 Gempa Guncang Sulawesi Tengah dalam Dua Pekan

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada 16-22 Januari 2026. (Foto: Dok. BMKG Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Geofisika Palu mencatat sebanyak 160 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Sulawesi Tengah selama periode 9 hingga 22 Januari 2026.
Jumlah tersebut terbagi dalam dua pekan. Pada pekan pertama, 9 hingga 15 Januari, tercatat 65 kejadian gempa, sementara pada pekan kedua, 16 hingga 22 Januari, jumlah gempa meningkat menjadi 95 kejadian.
Baca Lainnya :
- Palu Perluas Koperasi Merah Putih, Gerai Dibangun di Huntap Tondo
- Populasi Endemik Sulawesi Bertambah, TN Lore Lindu Berhasil lepasliarkan 965 Anak Maleo hingga 2025
- Swiss-Belhotel Silae Palu Hadirkan Seafood Tumpah, Sensasi Santap Seafood Menghadap Teluk Palu
- Nelayan Buol Temukan 15 WNA Filipina Terdampar di Laut Selama 13 Hari
- Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar
Berdasarkan frekuensi harian, gempa bumi di Sulawesi Tengah paling banyak terjadi pada hari Minggu dengan 40 kejadian. Selanjutnya, hari Kamis tercatat sebanyak 25 kejadian, disusul hari Sabtu dan Rabu masing-masing 22 kejadian.
Sementara itu, pada hari Senin terjadi 18 kejadian gempa, hari Jumat sebanyak 17 kejadian, dan hari Selasa menjadi hari dengan jumlah gempa paling sedikit, yakni 16 kejadian.
BMKG juga mencatat, mayoritas gempa memiliki magnitudo kurang dari 3, dengan jumlah 57 kejadian.
Adapun dari sisi kedalaman, gempa didominasi oleh gempa dangkal, di mana 55 kejadian tercatat memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer. (Nul/Nl)










