- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Survei: Mayoritas Anak Muda Sepakat Biaya Nikah Idealnya Rp50-100 Juta

Keterangan Gambar : Ilustrasi pasangan pengantin memegang kartu nikah. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com - Mau nikah butuh modal berapa sih? Ternyata anak muda Indonesia punya jawaban yang cukup realistis. Survei terbaru JakPat mengungkap pandangan generasi milenial dan Z di Indonesia mengenai besaran anggaran pernikahan yang ideal. Mayoritas responden, yakni 41 persen, menilai angka Rp50 juta hingga Rp100 juta sebagai kisaran paling wajar.
Sementara itu, sebanyak 32 persen lainnya memilih nominal lebih rendah, yakni di bawah Rp50 juta. Kemudian 16 persen responden menempatkan anggaran pernikahan ideal di kisaran Rp100 juta sampai Rp250 juta.
Baca Lainnya :
- Resmi Dinobatkan! Pink Beach Jadi Pantai Tercantik di Dunia
- Hoaks Video Sri Mulyani, Tidak Pernah Sebut Guru Itu Beban Negara
- HACKED BY OBINXYZ
- Viral! Surat Pengunduran Diri Bupati Pati Dibacakan di Tengah Demo, Ternyata Bukan Resmi?
- Payment ID Batal Diluncurkan 17 Agustus, BI: Masih Tahap Eksperimen
Hanya sebagian kecil yang menyebut Rp250 juta-Rp500 juta atau 7 persen dan yang memilih nominal lebih dari Rp500 juta sebanyak 4 persen.
Dari sisi pendanaan, 45 persen responden mengandalkan tabungan pribadi. Pilihan lainnya adalah menabung bersama pasangan sebanyak 40 persen, menggunakan uang pasangan sebanyak 7 persen, dan bantuan orang tua 6 persen.
Survei ini melibatkan 907 responden lajang, yang kemudian dipersempit menjadi 798 responden dengan rencana menikah.
Komposisi responden terdiri atas 52 persen laki-laki dan 48 persen perempuan, berasal dari Jabodetabek sebanyak 31 persen, Pulau Jawa non-Jabodetabek sebanyak 39 persen, dan luar Jawa sebanyak 30 persen. Proporsi generasi Z mencapai 51 persen, sedangkan milenial 49 persen.
Pengumpulan data berlangsung secara online melalui aplikasi JakPat pada 26-30 Juni 2025, dengan margin of error kurang dari 5 persen. (Nul)




.jpg)





