- Pemprov Sulteng Siapkan Venue Kapasitas 50 Ribu Orang di Hutan Kota Palu untuk Pesparawi 2029
- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
Gempa 3,9 Magnitudo Guncang Wilayah Timur Laut Tolitoli

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah timur laut Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Rabu pagi, (21/1/2026). (Foto: BMKG)
Likeindonesia.com, Palu - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah timur laut Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Rabu pagi, (21/1/2026), sekitar pukul 08.41 Wita.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 1,27 Lintang Utara dan 120,92 Bujur Timur, atau sekitar 47 kilometer timur laut Tolitoli.
Baca Lainnya :
- Kebakaran Lahan di Tinombo Parigi Moutong, Api Merambat ke Kaki Gunung
- WALHI Sulteng Soroti Banjir Donggala, Tata Ruang Dinilai Rusak
- Rumah Lansia di Desa Wani Hanyut Diterjang Banjir, Tini: Tiada yang Tersisa
- Dusun Sisere Terisolir, Satu Orang Bumil Berhasil Dievakuasi
- Touna, Banggai Laut, dan Tolitoli Jadi Daerah dengan Lonjakan Wisatawan Terbesar di Sulteng
Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
BMKG menyampaikan bahwa informasi gempa ini mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.
Data yang dirilis masih bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan seiring proses pemutakhiran dan kelengkapan data lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. (Nul/Nl)





_2.jpg)




