- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
- Abdurahim Nasar Al-Amri Soroti Mandeknya RDTR, DPRD Palu Siap Koordinasi Ulang ke Pusat
Wakapolda Sulteng Tegaskan Larangan Pungli Saat Operasi Zebra Tinombala 2025

Keterangan Gambar : Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Operasi Zebra Tinombala 2025 resmi dimulai di Sulawesi Tengah.
Dalam apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Polda Sulteng, Senin (17/11/2025), Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga ketertiban berlalu lintas sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi praktik pungutan liar di lapangan.
Baca Lainnya :
- Operasi Zebra Tinombala 2025 Dimulai, Roda Dua Jadi Prioritas Penindakan
- 62.969 Pekerja Rentan di Sulteng Kini Dilindungi Jamsostek 2025
- Jejak Briptu Yuli Setyabudi: Hilang 3 Bulan, Tinggalkan Kasus Penggelapan Mobil
- Disdik Sulteng Tegaskan Gerakan Stop Perundungan di Sekolah
- Palu Barat Jadi Pilot Project Nasional, Angka Stunting Turun Signifikan Lewat Program Genting
Helmi menuturkan, operasi ini menjadi bagian dari persiapan menuju Operasi Lilin.
Karena itu, masyarakat diminta mematuhi aturan berkendara demi keselamatan bersama.
“Intinya kegiatan ini untuk mengajak masyarakat lebih tertib sebelum Operasi Lilin. Jangan berkendara dalam keadaan mabuk, jangan pakai handphone, pakai sabuk pengaman, dan jangan gunakan knalpot bogar,” tegas Brigjen Pol Helmi dihadapan awak media usai apel, Senin (17/11) pagi.
Ia juga mengingatkan soal larangan penggunaan bak terbuka untuk mengangkut penumpang karena dapat membahayakan keselamatan.
Untuk penindakan, Wakapolda memastikan bahwa seluruh pelanggaran akan diproses melalui mekanisme elektronik.
“Kalau ada yang nakal, kita tilang secara elektronik. Tidak ada lagi kegiatan tilang manual,” katanya.
Helmi juga meminta masyarakat maupun media mengawasi kinerja personel. Bila ditemukan adanya oknum yang melakukan pungli, ia meminta hal itu segera dilaporkan.
“Kalau ada model begitu (pungli, red) , lapor saya. Hari itu juga saya tindak. Polda Sulteng bukan tempat bagi orang-orang yang suka pungli. Kalau mau pungli, keluar dari Polda Sulteng,” tegasnya.
Total 728 personel dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait diterjunkan dalam operasi tersebut.
Wakapolda berharap publik ikut mendukung melalui edukasi dan sosialisasi.
“Kasih tahu masyarakat bahwa ada operasi ini. Mari sama-sama sukseskan Operasi Zebra Tinombala 2025,” ujarnya.
Operasi Zebra tahun ini mengangkat tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Tahun 2025”, yang menitikberatkan pada terciptanya lalu lintas yang kondusif serta penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Natal dan Tahun Baru. (Rul/Nl)










