- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
Ratusan Mahasiswa Kota Palu Gelar Aksi di Depan DPRD, Soroti Pajak dan Tingginya Gaji Dewan

Keterangan Gambar : Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Palu, Senin (25/8) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sulawesi Tengah, Jl. Sam Ratulangi Kota Palu, Senin (25/8) pagi.
Massa aksi menyoroti sejumlah kebijakan daerah yang dinilai membebani masyarakat.
Baca Lainnya :
- Swiss-Belhotel Silae Palu Dukung UMKM dan Kelompok Rentan Lewat Program Jumat Berbagi
- Produksi Garam di Talise Terhenti Imbas Musim Hujan, Petani Mengeluh Tak Ada Hasil
- Geliat Penjualan Hiasan Telur Maulid Mulai Ramai di Palu
- JUWITA Bekali Jurnalis Perempuan Sulteng Strategi Keamanan Digital dan Lawan KBGO
- Petani Petobo Genjot Produksi Bawang Goreng, Dorong Swasembada Pangan Lokal
Dalam orasinya, mahasiswa menuntut pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kebijakan pajak yang dianggap terlalu memberatkan.
Mereka juga menyoroti tingginya gaji anggota DPRD yang menurut mereka tidak sebanding dengan kondisi masyarakat.
Selain berorasi, mahasiswa juga membawa spanduk berisi tuntutan dan menggelar aksi teatrikal sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan yang mereka sebut kontroversial.
Pantauan di lapangan, puluhan aparat kepolisian berjaga di depan pintu gerbang DPRD Kota Palu untuk mengantisipasi jalannya aksi.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih terus berlangsung. (Rul)










