- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Pengeluaran Warga Palu untuk Rokok Menurun di 2024

Keterangan Gambar : Ilustrasi rokok. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Rata-rata pengeluaran warga Kota Palu untuk rokok tercatat menurun pada tahun 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, pengeluaran untuk rokok turun dari Rp85.056 per bulan di 2023 menjadi Rp69.968 per bulan pada 2024.
Baca Lainnya :
- DMI Sulteng Gelar Khitanan Massal, 150 Anak Dikhitan Gratis
- Palu Peringati 7 Tahun Bencana 2018 dengan Tabur Bunga dan Doa Lintas Agama
- Maulid Nabi di Petobo, Tradisi Religius yang Bertahan di Tengah Luka Likuefaksi
- 3.000 PPPK Resmi Dikukuhkan di Momen HUT ke-47 Kota Palu
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Hadir dan Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Palu ke-47
Meski begitu, pengeluaran warga untuk kebutuhan lain justru mengalami kenaikan.
Rata-rata pengeluaran per kapita untuk makanan mencapai Rp707.932 per bulan, naik dari Rp684.280 pada 2023.
Sedangkan untuk non-makanan, angkanya mencapai Rp960.668, meningkat dari Rp825.700 pada tahun sebelumnya.
Dalam komoditas makanan, uang terbanyak dibelanjakan untuk makanan dan minuman jadi, yaitu Rp241.998 per bulan.
Sementara untuk non-makanan, pengeluaran terbesar dialokasikan untuk fasilitas rumah tangga, mencapai Rp558.252 per bulan.
Penurunan pengeluaran rokok ini menunjukkan perubahan perilaku konsumsi warga Palu, meski kebutuhan lain tetap meningkat dari tahun ke tahun. (Nul/Nl)










